1

(no subject)

Daftar HEY! SAY! JUMP ALBUM & SINGLE

HEY! SAY! JUMP ALBUM
01 JUMP NO. 1 2010
02 JUMP WORLD 2012
03  S3ART 2014
04 JUMPing CAR 2015

HEY! SAY! JUMP SINGLE
01 ultra music power 2007
02 dreams come true 2008
03 your seed/bouken rider 2008
04 mayonaka no shadow boys 2008
05 hitomi no screen 2010
06 arigatou - sekai no doko ni itemo 2010
07 over 2011
08 magic power 2011
09 super delicate 2012
10 come on a my house 2013
11 ride with me 2013
12 ainoarika/aisureba motto happy life 2014
13 Weekender/Asu e No Yell 2014
14 koro sensations battle 2015
15 chau#/wo i need you 2015
16 kimi attraction 2015

PS : Maji Sunshine & Dear belum aku masukin ke list karena masih di tempat antah berantah dan belum kumasukkan guide folder
1

Luka

Aku berada disebuah tanah lapang yang luasnya tak berbatas. Aku berdiri diatas sebuah batu yang besarnya bahkan melebihi diriku. Aku juga dikelilingi oleh alang-alang yang setiap saat menyentuh tanganku karena digetarkan oleh besarnya tekanan angin. Dengan diiringi hangatnya sinar mentari yang mulai menusuk tubuhku, kelembutan helaian angin yang berbisik dan menghasilkan suara alang-alang yang tiap detik saling bertabrakan ini mulai menggoyahkanku dari realitas, mencoba menjatuhkanku kedalam kepalsuan. Suatu kenyataan didalam fantasi yang dihubungkan oleh lembutnya angin yang berbisik.
Gemilir angin mulai meraihku, menerpaku, membuatku nyaman dan mencoba merasukiku. Suaranya yang lembut mulai mencapaiku mencoba mengalihkan kesadaranku dan mengajakku untuk kembali melewati waktu. Waktu kini, yang selama ini kuyakini benar, sekarang terasa palsu seiring dengan kebenaran-kebenaran yang muncul kembali, menolak mati karena waktu yang awalnya selalu berjalan maju. Kenapa yang kuingat hanya kebenaran yang hampa? Kebenaran itu berbentuk kenangan didalam memory ku. Bisakah kenangan itu berbentuk kepalsuan? Bisakah aku hanya melupakannya? Keberadaannya kubiarkan di dalam waktu emang untuk dilupakan. Lalu kenapa bisikan angin ini membawaku kembali? Membangkitkan kembali yang terlupakan, kenangan masa lalu pahit yang selalu membutuhkan banyak pengorbanan untuk dilupakan kembali. Sekarang, saat aku kembali mengingat ingatan ini, bagaimana caraku untuk bertahan? Kenangan apa lagi yang harus kukorbankan untuk melupakannya? Apakah ingatan ini sepenting itu untuk diriku? Karena kuakui ingatan ini sangatlah menyakitkan. Kenangan terakhirku dengan orang yang sangat kupuja. Air mataku tiba-tiba menetes, mungkin aku harus mengingatnya. Mungkin tidak apa-apa terluka kembali karena masa lalu. Aku ingin mengingatnya dan mengingat bagaimana mirisnya keadaanku dulu. Namun kuharap ini adalah yang terakhir karena jika kenangan ini kembali muncul, di hari esok aku hanya memiliki tubuh rapuhku dan air mata yang tak akan kering ini untuk kukorbankan.
1

just a little fanfics

it's just a little fiction with the random jeon and the cute kim.
why should jeon wonwoo and kim mingyu? because they are my new otp.....
i will post the title of this fanfics and their photos later,,,,
oh, just fyi, the name for this otp is meanie. so they are literally is meanie couple.
prepare yourself, you will read the random fanfics ever. wkwkwkwk


Namaku Jeon Wonwoo. Aku kehilangan keluargaku didalam sebuah kecelakaan beruntun saat aku berumur 14 tahun. Walaupun aku tidak berada di tempat kejadian dimana orangtuaku meninggal, namun di hari itu pula aku kehilangan semua ingatanku. Semua orang mengatakan jika ingatanku yang hilang ini dikarenakan adanya trauma berat karena datangnya musibah yang secara beruntun menderaku. Saat itu sebenarnya aku tidak hanya kehilangan orang tuaku, tapi juga semua rumah dan asset kekayaan kami. Aku juga tidak tahu bagaimana semua kekayaan ini bisa kembali kepadaku. Hanya saja sejak aku kehilangan ingatanku, ada seorang lelaki yang berusia lebih muda daripadaku, dia selalu berada disisiku dan dialah yang mengurus semuanya untukku. Aku merasa tidak berguna dihadapannya, namun aku mempercayainya. Bahkan jika dia meminta hidupku sekalipun, aku juga akan mempercayakan hidupku ditangannya.
.
.
.
Aku sedang memakan roti bakarku sekarang. Tentu saja roti. Kita semua para bangsawan akan memakan roti bukan untuk sarapan? Bahkan aku selalu memakan dan menghabiskan roti-roti ini disaat aku tidak seharusnya melakukannya. Aku sedang memakan roti-roti ini sambil menatapnya. Iya, menatapnya yang sedang tersenyum ramah melayaniku. Aku benar-benar tidak tahu apa niatnya dimasa depan dan apa yang dia inginkan dariku. Tapi semuanya terlalu sempurna untukku. Karena terlalu sempurnanya, bahkan semua ini membuatku berpikir tentang apa yang telah kujalani hingga aku pantas untuk mendapatkan hidup yang seperti ini. Apakah hilangnya ingatanku juga ada hubungannya dengan semua ini? Lalu apa yang akan terjadi seandainya aku mendapatkan ingatanku kembali? Apakah ia akan menghilang dari hidupku? Apakah mungkin jika kesempurnaan yang ia tunjukkan padaku ini adalah upaya untuk menebus apa yang telah ia lakukan padaku dimasa lalu? Lalu, apa yang pernah ia lakukan padaku dimasa lalu? Apakah seburuk itu hingga memang seharusnya semua kenangan itu dilupakan?

Jika aku boleh berkata jujur, bahkan ia adalah hal yang paling sempurna yang pernah terjadi padaku.
.
.
“mingyu-ya, kita akan kemana setelah selesai sekolah?”, tanyaku padanya. Sekarang aku sudah berumur 18 tahun. Sudah 4 tahun ini dia bersamaku. Entah kenapa ia memiliki sifat yang bertolak belakang denganku. Aku adalah seorang lelaki yang tidak memiliki orang tua, yang dikasihani oleh orang di seluruh kota. Aku jarang tertawa, pergerakanku terbatas, mukaku datar, sikapku pasif, dan seluruh hal negative lainnya yang ada di dunia ini. Yang paling buruk dari itu semua adalah kenyataan bahwa aku kehilangan ingatanku. Sedangkan dia, dia lebih tinggi dariku, walaupun pada kenyataannya dia beberapa tahun lebih muda dariku. Dia sangat ramah, murah senyum, dapat diandalkan, dapat dipercaya, mudah bergaul, dan memiliki semua hal positive lainnya yang ada di dunia ini. Yang paling penting adalah ia selalu ada disisiku dan menemaniku disaat-saat terberatku, walaupun sejak hari pertama aku bertemu dengannya juga adalah hari pertama terberatku sejak aku hidup dengan memulai dunia dan kenangan yang baru.
“jadwal kita sepulang sekolah adalah mengunjungi cabang perusahaan yang baru dibangun di Pulau Jeju. Lalu nanti malam kita mendapatkan undangan makan malam dari Tuan Choi”, katanya menjelaskan dengan senyum yang ramah dibibirnya.
“mingyu-yaa, sebenarnya apa yang telah terjadi padaku?” kataku lagi padanya dengan menerawang diantara pohon-pohon yang kami lewati. Kami sekarang berada didalam mobil yang sedang bergerak menuju ke sekolah. “apakah kau pernah berpikir untuk meninggalkanku?”, sambungku kepadanya, ia hanya menatapku dan menungguku hingga aku menyelesaikan kalimat-kalimatku. “aku telah kehilangan orang tuaku, pernah kehilangan semua harta kekayaan penopang kehidupanku, dan hingga sekarang aku kehilangan ingatanku. Apakah aku memang layak untuk tetap hidup?”
“sebenarnya apa yang coba kau katakan, hyung?”, jawabnya padaku dengan tutur kata yang lembut dan dengan wajah yang tidak bisa ditebak. “kau bilang aku bisa menganggapmu sebagai temanku sehingga aku memanggilmu dengan sebutan hyung. Jujur saja, aku lebih nyaman memanggilmu dengan sebutan tuan dan membuatmu menyadari jika aku adalah pelayanmu dan sampai kapanpun aku akan tetap disisimu dan tidak akan pernah meninggalkanmu.”, sambungnya dengan tersenyum. Sekarang kita sudah sampai didepan gerbang sekolah dan ia menghentikan kata-katanya untuk sekedar turun dari mobil dan membukakanku pintu. Setelah turun dari mobil, aku segera berjalan tanpa menunggunya karena aku tahu ia akan mengikutiku dibelakang. Aku sengaja memelankan langkahku karena aku tau perkataannya tadi belumlah selesai. Aku menunggunya untuk melanjutkan kata tanda kesetiaannya padaku itu. “kau memang kehilangan orang tuamu hyung, tapi kau menemukan aku. Kau juga pernah kehilangan hartamu kan, karena itu aku ada, membuatmu bangkit, dan bahkan mengembalikan semua harta yang pernah kau miliki. Dan hingga kini kau tak kunjung mendapatkan ingatanmu kembali, walaupun aku tidak tahu bagaimana masa lalumu, tapi disinilah aku, berdiri untuk mengisi hari-harimu dan ada untuk menciptakan ingatan-ingatan baru yang takkan pernah lagi bisa kau lupakan. Jadi jika kau bertanya tentang kelayakanmu untuk tetap hidup, maka jawabannya adalah tentu saja. Tentu kau harus hidup. Dan disinilah aku sebagai pelayanmu untuk membuat hidupmu menjadi semakin mudah sehingga kau akan lebih memandang kedepan dan tidak lagi mempermasalahkan apa yang ada dibelakang”. Kata-katanya cukup membuat hatiku menghangat. Jujur saja, saat ini jawaban itulah yang memang kubutuhkan. Sampai saat ini dia tidak pernah sekalipun mengecewakanku, tapi aku tetap merasa tidak pantas untuk mendapatkan seorang pelayan yang seloyal ini kepadaku.
.
.
.
“bukankah mengagumkan bahwa kau bisa menemukan pelayan yang setangguh itu dan sangat bisa diandalkan diumurnya yang masih muda itu?”, kata tuan choi padaku diperjamuan makan malam kami. Dia sekarang sedang memuji mingyu. Aku setuju dengannya dan bahkan aku saja masih bingung bagaimana aku bisa menemukan seseorang sepertinya.
Namun, Kenapa aku harus melewati ini semua? Perjamuan ini sungguh membosankan karena selain aku, mereka semua adalah para bangsawan yang telah berumur. Hanya karena aku sekarang adalah kepala keluarga Jeon, bukan berarti aku juga harus berpura-pura tersenyum saat menemui para bangsawan-bangsawan terhormat ini yang selalu mengajakku mengenang seperti apa orang tuaku dulu dengan mengenyampingkan kenyataan jika aku telah melupakan segalanya.
“saya juga merasa terhormat, tuan, karena bisa menemukan seseorang yang umurnya tidak terpaut jauh dengan saya dan sangat dapat diandalkan seperti dia”, jawabku dengan senyum palsuku. Aku tahu apa maksud tuan Choi. Telah lama tuan choi mengincar mingyu dan sangat menginginkan mingyu untuk menjadi pelayannya dan bekerja dibawahnya. Bahkan tuan choi juga menggunakan anak gadisnya yang rupawan untuk menjerat mingyu dan membuat mingyu meninggalkanku. Sebenarnya, cara-cara kotor seperti itu tidak hanya dilakukan oleh tuan Choi, karena hampir sebagian besar para bangsawan yang kukenal di kota ini menginginkan mingyu. Mungkin karena itulah terkadang aku merasakan ketakutan jika seandainya nanti mingyu menerima ajakan dari salah satu para bangsawan tersebut dan meninggalkanku.
“mungkin saja jika kau memiliki pelayan lain yang dapat diandalkan sepertinya, kau bisa menyuruhnya untuk bekerja padaku”, kata tuan choi sambil tertawa lebar. Aku tau ia sedang bercanda dengan kata-kata seriusnya. Namun kata-katanya sama sekali tidak terasa lucu untukku.
“akan saya pastikan tuan jika saya sendiri yang akan mengirimnya untuk menghadap kepada tuan”, ucapku dengan tersenyum tipis. Aku sudah tidak kuat lagi untuk berada disini bersama orang-orang yang tidak kusukai ini. Karena itulah aku segera memberi tanda kepada mingyu untuk segera pergi menyiapkan mobil karena sebentar lagi aku akan meninggalkan kastil megah dengan suasana yang membosankan ini.
.
.
“kenapa hampir setiap hari aku selalu mendatangi perjamuan dengan para bangsawan itu? Aku sangat lelah. Bisakah semua ini berhenti?”, kataku dengan tegas padanya. Ia tidak terkejut dengan pernyataanku yang tiba-tiba ini. Dengan senyuman khasnya, dia mengatakan “tapi pertemuan ini hanya untuk urusan bisnis”. Memang selama ini aku mendatangi pertemuan menjemukan ini dengan alasan bisnis, namun saat aku disana selalu saja ada maksud tersembunyi yang dimiliki oleh para bangsawan tersebut. Semua ini hanya membuatku semakin muak saja. “lalu, dengan terang-terangan memintamu untuk bekerja dengan mereka apakah termasuk sebagai urusan bisnis? Hanya karena aku masih muda, tidak berarti mereka bisa memperlakukanku seperti ini”, kataku kemudian dengan sedikit nada emosi disetiap pengucapan kata-kataku. “tapi lihatlah, aku masih bersamamu. Aku sama sekali tidak tertarik untuk bekerja dibawah mereka”, kata mingyu menjawab pernyataan emosiku. Tapi bukankah itu untuk sekarang? Bagaimana jika nanti mingyu tertarik untuk meninggalkanku? “tapi mereka melakukan cara apapun untuk mendapatkanmu. Jujur, setiap hari aku sangat takut kehilanganmu. Aku membenci diriku karena aku tidak mampu untuk mempertahankanmu”, kataku dengan nada rendah, hampir seperti berbisik, kontras sekali dengan mataku yang mulai menyipit dan menajam.
“hyung, kau tidak perlu memikirkan bagaimana cara mempertahankanku. Akulah yang akan tetap bertahan bersamamu”, dan lagi, kata-katanya selalu berhasil untuk membuatku tersenyum dan menghangatkan hatiku yang membeku.
.
.
to be continued


1

FanFiction - The Tragedies in Theodore Academy : PART 1

tittle :The Tragedies in Theodore Academy
series : PART 1 : the new student and the new english teacher
language : indonesia
genre : fantasy, school

character:
the cat witch : Kaname Rizuki
werewolf : yamada ryosuke
student : yuto, chii, ryuu
bulletin club : yabu, hika, inoo
the teacher: keito

Ada seekor kucing penyihir yang berwujud manusia. Dia adalah yang terakhir dari klannya setelah terjadi perang penyihir yang telah memusnahkan semua klan kucing penyihir di negeri sihir. Dia hidup abadi, namun ternyata keabadian yang dia miliki itu semu karena sebenarnya dia tidak benar-benar abadi.
Kucing penyihir memiliki ekor dan sepasang telinga kucing. Ekor dan telinga itu adalah identitas kucing penyihir yang sebenarnya yang membedakannya dengan jenis-jenis penyihir lain yang ada. Tapi karena sekarang ia tinggal di dunia manusia, maka ia harus menyesuaikan diri dengan keadaan. Bisa saja ia memakai sihirnya untuk menyembunyikan ekor dan telinganya, tapi hal itu akan menyerap tenaganya. satu-satunya jalan keluar yang mudah dan tidak menimbulkan dampak yang merugikan bagi kucing penyihir adalah dengan mandi sinar bulan purnama. Yup, saat bulan purnama, dia harus memakai waktu itu dengan sebaik-baiknya untuk menyerap sinarnya. Dengan sinar bulan ini, si kucing penyihir akan menjadi manusia dan kembali menjadi dirinya yang semula saat bulan purnama selanjutnya muncul.
Kucing penyihir itu bernama Kaname Rizuki. Dia sekarang tinggal di Tokyo dan bersekolah di salah satu sekolah terbaik di distrik akihabara yaitu Theodore academy. Teman-teman sekolahnya memanggilnya rizu-chan. Dia mempunyai orang tua yang sangat baik, yang mengadopsinya dengan bantuan kekuatan sihirnya. Walau dia sekarang berwujud manusia, tapi dia tidak pernah berusaha mendapatkan teman. Dia takut identitasnya sebagai kucing penyihir terbongkar. Dia juga takut jika berdekatan dengan kucing. Alasannya karena ia bisa berbicara dengan kucing. Kalau teman-temannya tahu, pasti dia akan dikira orang aneh. Hubungannya dengan teman-teman di kelasnya juga bisa dibilang hanyalah sebuah pertemanan biasa. Bahkan, rizu sering diabaikan, diacuhkan, dan dilupakan karena sikapnya yang tertutup. Suatu hari, disekolahnya yang sepi dan tenang tiba-tiba berubah ramai dengan suara sepatu-sepatu yang berlarian kesana kemari dan suara teriakan para gadis. Rizu awalnya mengira ada kesurupan masal di sekolah itu dan ia telah siap membantu dengan buku-buku mantra pengusir roh jahat yang ia keluarkan dengan sihirnya. Tapi ternyata ia salah. Bukan roh jahat yang telah mengubah kedamaian sekolah, namun seseorang yang bahkan lebih buruk dari roh jahat. Seseorang itu adalah murid baru yang sangat tampan. Semua orang terpesona kepadanya kecuali Rizu. Ia malah ketakutan dan bersembunyi. Insting danger -nya mengatakan bahwa anak baru itu bukan orang sembarangan dan mempunyai aura aneh. Instingnya juga mengatakan bahwa jika anak baru itu menemukannya, maka ia akan mati.
***
“aku menyukaimu”, teriak yuto di koridor kelas, pada seorang gadis yang bernama mai-chan. Tapi sayangnya cintanya di tolak karena si cewek lebih menyukai si murid baru daripada dia. Gadis yang disukainya lebih memilih bersaing dengan siswi satu sekolah daripada memberinya kesempatan. Mungkin hal itu patut disayangkan, tapi yuto tidak bersedih sendirian karena chinen dan ryutaro juga mengalami hal yang sama. Mereka semua patah hati karena gadis idaman mereka lebih memilih siswa baru yang misterius. Sebagai teman akrab, sekarang mereka bersama-sama meretapi nasib buruk asmara mereka
“apa untuk mendapatkan cinta mereka, kita harus tampil keren juga?”, cetus chinen tiba-tiba sambil memecah keheningan balkon kelas
“mungkin itu ide yang bagus. Kita bisa berdandan seperti hana yori dango atau melakukan cosplay Hey! Say! JUMP”, kata ryu dengan tampang berpikirnya yang membuatnya semakin unyu-unyu.
“haasssh!!! Apa yang kalian katakan. Aku tidak setuju. Mungkin kita akan sangat saaangat keren kalau melakukan cosplay hey! Say! JUMP, tapi itu bukan kita. Bukankah menjadi diri sendiri itu lebih menyenangkan…”, pekik yuto dengan senyumnya yang begitu manis dan diikuti tawa chinen dan ryutaro yang setuju akan kata-katanya. “ kita harus tetap semangat dan tetap menjaga gadis yang kita sukai agar terhindar dari anak baru yang playboy itu. Kita tidak boleh sedih lagi”, pekik yuto lagi dengan semangatnya yang membara yang juga telah meningkatkan semangat kawan-kawannya.
Sama dengan cerita yuto-chii-ryuu, yabu-hika-inoo, sang pengurus buletin sekolah juga menunjukkan rasa ketidaksukaannya pada sang murid baru. Dengan memakai kacamata detektif mereka yg super besar, mereka mulai menebak-nebak mengapa fenomena seperti ini bisa terjadi.
" Apa mungkin anak baru itu menggunakan ilmu sihir, hingga semua gadis disekolah ini mengejarnya?", cetus yabu.
" Apa! Ilmu sihir...!", teriak inoo dan hika bersamaan dg wajah yg sama" seriusnya. Namun setelah itu mereka malah bermain sihir-menyihir. Yg inoo disihir hika menjadi princess, lalu hika disihir inoo jadi singa, lalu inoo berubah jadi kodok melompat-lompat, dan seterusnya. Hal ini membuat yabu kesal dan duduk di kursi ruang buletin dengan memegang dadanya tanda bersabar menahan amarahnya.
***
Murid baru tersebut bernama yamada ryosuke. Dia memang manusia, tp bukan manusia biasa. Dia mempunyai setengah darah serigala dan jadilah dia manusia serigala. Hampir sama seperti rizu, dia akan berubah menjadi manusia serigala saat terkena sinar bulan purnama. Dia memang tampan dan walau tidak memiliki ilmu sihir, dia memiliki sihir pada penampilan luarnya yg membuat semua gadis yg melihatnya tertarik.
***
Sekolah menjadi sangat berbeda. Sekolah kini malah lebih terlihat seperti sekolah pria karena walau di jam pelajaranpun, para gadis lebih memilih untuk mengejar yamada. Tentu hal ini membuat yamada menjadi lelah karena harus bersembunyi dan berlari kesana kemari. Saat yama di kelaspun, para gadis berdesakan memenuhi pintu dan jendela kelas. Hal ini membuat bingung student council, para staf pengajar dan bahkan mr. Principal.
***
Hari ini bulan purnama. Rizu sudah menyiapkan buku mantranya untuk ritual malam ini. Tepat saat bulan purnama muncul di langit malam, pengaruh ritual sebelumnya akan lenyap. Dan benar saja, rizu berubah menjadi manusia kucing lagi dan sekaranglah saat memulai ritual mandi sinar matahari. Saat ia baru memulai ritual, tiba" ada derap langkah yang datang mendekat ke arahnya. Rizu mulai ketakutan, tapi mencoba untuk tenang dan berpikir positif.
"Jadi kau itu benar-benar manusia kucing?", kata yamada tiba-tiba memecah keheningan malam. Membuat rizu menoleh diiringi ketakutan yang luar biasa hebat.
"Kenapa kau bisa masuk kesini?" tanya rizu dengan terbata-bata. " Semua jalan masuk sekolah ini sudah dikunci, jadi..."
"Pertanyaan yg sama dengan kenpa kau menghindariku di sekolah. Kau satu-satunya gadis yg tidak menyukai kehadiranku disini dan ternyata indra penciumanku memang tidak pernah salah", kata yama
" Aku takut karena aku tahu kau bukan manusia, jadi siapa kau?", tanya rizu
"Aku sama sepertimu, seseorang yg memiliki setengah darah manusia dan aku jg akan berubah saat bulan purnama namun bukan sekarang. Saat bulan purnama semakin meninggi di langit, saat itulah aku akan berubah."
"Be-be-beru-bah?", saat bulan tampak begitu dekat dari pandangan, tiba" yama merasa kesakitan seperti ada sesuatu dalam tubuhnya yg ingin keluar. Ia berteriak-teriak dan beberapa detik kmudian, jadilah ia seekor manusia serigala. Namun tidak buas, malah terliat begitu sedih dengan tatapannya yang menyedihkan.
****
Hari-hari berikutnya di sekolah, rizu dan yama menjadi semakin dekat menyadari bahwa disana hanya mereka berdua lah yang berbeda. Walaupun masih takut, tapi rizu hanya ingin berpikir positif dan mempercayai kebaikan hati yama. Walaupun tidak ada satupun sisi baik darinya. Hal ini juga membuat semua gadis yg masih mengejar yama geram dan ingin melakukan sesuatu yg buruk kepada rizu.

Semua gadis itu menculik rizu dan mengurungnya di salah satu kelas di gedung sekolah yang lama. Banyak yang mengatakan kalau kelas itu adalah tempat yang paling angker di wilayah sekolah karena letaknya di area paling pojok gedung sekolah yang lama. Gedung sekolah yang lama pun, walaupun letaknya masih di dekat gedung sekolah yang baru, tidak pernah digunakan lagi sejak ada pembantaian murid berpuluh-puluh tahun lalu. Dan dibiarkan terkunci begitu saja dengan segala rahasianya. Rizu tentu saja tidak ketakutan karena dia adalah seorang penyihir, lagipula hantu tidak bisa membunuh yang artinya dia tidak takut pada hantu. Sangat berbeda dengan manusia serigala yg bisa membunuhnya dg mudah karena kebal akan sihir apapun. Tapi rizu tidak akan menggunakan sihirnya, belum, sekarang belum waktunya. Jika sampai jam 12 malam nanti para gadis itu tidak melepaskannya, barulah ia akan memakai mantra sihirnya. Namun, ternyata ada suara langkah yang mendekat.
Jika itu ternyata gadis-gadis itu lagi, maka keadaan akan semakin memburuk, tapi jika bukan, maka ia terselamatkan. Dan ternyata... Bukan! Bukan gerombolan gadis-gadis itu. Rizu menghembuskan nafas panjang lega, mencoba mensyukuri keberuntungannya. Mereka adalah yuto, chii dan ryu. rizu pun terselamatkan.

YCR membawanya ke balkon kelas, markas mereka...
"Mai-chan bukan orang yang seperti itu sebelumnya, karena itulah aku menyukainya. Tp knapa skr dia begitu berbeda? Bahkan dia ikut mengurungmu di gudang", kata Yuto dengan lesu.
"Iya, umi-chan juga berubah. Misa-chan juga kan?", sambung chii diikuti dengan anggukan ryu yang juga sama" lesunya. "Ini mungkin karena yama, kalau dia tidak ksini maka kita tidak akan patah hati, skolah kita menjadi normal, dan kau (dengan jari menunjuk rizu) tidak akan dikurung di gudang belakang", kata chii melanjutkan pernyataannya.
"Tapi hak siapa saja untuk bersekolah disini kan?", jawab yuto dengan pikiran positifnya.
"Yuto, kau jangan selalu berpikiran positif. Apa kau tidak sadar bahwa dia telah telah merebut mai-chan mu?", kata chinen lagi
"Eehmm, kalau menurutku, itu semua bukan salah yama. *sontak mata YCR dengan bersamaan langsung mengarah ke rizu dengan begitu tajam tapi keren*. Yama juga tidak ingin dikejar seperti itu kok. Aku yakin kalau ia ingin seperti siswa normal. Lagipula, yama adalah teman pertamaku. Dimanapun, aku tidak pernah mempunyai teman, jadi aku sangat senang dengan kehadiran yama." Kata rizu membela yama. yuto hanya tersenyum dan menyisakan kebingungan untuk ryu dan chi
"Tapi...", belum sempat ryuu bicara, yama sudah muncul dengan wajah kerennya. *ryuu padahal belom bicara, tp karena ada yama, sampek akhir ff ryuu diem aja jg gpp kok. Hehe *authornya pilih kasih**
"Rizu, apa kau tidak apa"?", tanya yama dan diikuti gelengan rizu
"Mereka menolongku", lanjut rizu
"Kanapa kau begitu berani kesini, apa kau...", sebelum chii menyelesaikan kata-katanya, yama menyela pembicaraan ini
"Terimakasih telah menolong temanku. Aku sudah memiliki temanku sendiri yaitu rizu, jadi aku tidak akan mempedulikan gadis" itu, termasuk gadis yang kalian sukai", sambung yama singkat, jelas, tegas, dan pasti seraya membungkuk tanda ucapan terima kasihnya.
"Iya, aku mempercayaimu. Bisakah kita menjadi teman?", kata yuto sambil menyodorkan tangan kanannya, sikap yuto itu tentu saja membuat chii dan ryuu melakukan reaksi penolakan tanda mereka tidak menyukainya. Yama sebenarnya ragu-ragu, tapi saat melihat ke arah rizu yang mengekspresikan bahwa yuto adalah orang baik, maka yama menerima pertemanan ini. Yama pun ikut menyodorkan tangan kanannya dan akhirnya mereka bersalaman. Selepas itu yama pergi dengan menggandeng tangan rizu tanpa adanya aba" hingga membuat jantung rizu berdetak sangat cepat.

"Kenapa kalian masih mengejar yama?", tanya yabu kepada seluruh gadis yang sedari tadi mengendap-endap membuntuti yama dan rizu
"Mungkin karena dia tampan", jawab salah satunya
" Kalau hanya karena tampan, masih banyak lelaki tampan di sekolah ini", sambung hika
"Tapi yama berbeda, dia punya kharisma yang luar biasa dan dia saaangat tampan. Dan baru kali ini aku menemui laki-laki seperti itu", jawab Mai chan diikuti anggukan dan jawaban setuju dari gadis" yang lain
"Tapi dia hanyalah satu, sedangkan kalian banyak. Tidak mungkin kan kalau dia menjadikan kalian semua pacarnya? Lagipula kalian begitu bodoh meninggalkan kekasih" kalian, padahal aku yakin kalau kalian semua ataupun salah satu diantara kalian bukanlah jodoh yamada. Kalau memang jodoh tak usah dikejar, ia pasti akan mendekat dengan sendirinya. Ingat, jodoh pasti bertemu...", kata inoo dengan begitu panjang namun tepat sasaran. Semua gadis itu langsung merenung semua. Hika dan inoo saling membalas senyuman kemenangan sedangkan yabu begitu bingung karena kata"nya selalu tidak berfungsi efektif
"Sudahlah, jangan sedih. Akan kuajari caranya", kata hika kemudian. "Kalau ada yamada datang, bertingkalah seolah-olah kalian tidak menyukainya. Bersikaplah biasa saja. Jika salah satu dari kalian adalah jodohnya, yamada pasti akan mengejar kalian seperti yang terjadi di drama-drama remaja". Semua gadis itu mengangguk dan setuju untuk melakukan hal itu. Setelah semua gadis itu kembali ke kelasnya masing-masing, hika dan inoo melakukan salam persahabatan mereka dan meninggalkan yabu yang sedari tadi hanya bengong. "Eeeh, matte...", kata yabu namun sayangnya tidak didengar hika dan inoo
***
Ulah para gadis beberapa minggu ini telah menimbulkan begitu banyak ketidak efektifan belajar dan mengajar di sekolah. Karena itulah sekolah memutuskan untuk menambah beberapa guru baru dan mendatangkan buku baru yg berisi materi yang lebih singkat dan padat.

Di kelas rizu, ada guru bahasa inggris baru yang sangat tampan, namanya mr. Keito. Semua gadis dikelas langsung jatuh hati padanya kecuali rizu tentunya. Rizu merasakan ada yang aneh pada guru baru ini. Dia juga tidak bisa mendengar suara detak jantungnya. Tapi itu tidak penting selama guru baru ini menyenangkan dan bisa mengajar dengan baik.
Yama dan rizu pulang bersama dari sekolah. Tapi saat ditengah jalan, rizu tertabrak oleh mr. Keito yang sedang terburu-buru hingga ia jatuh. Mr. Keito begitu baik, ramah dan murah senyum. Dia adalah pribadi yang menyenangkan namun yama dan mr. Keito sepertinya pernah terlibat dalam pertikaian yang sangat sengit. Itu sangat terlihat dari tatapan mata mereka berdua saat saling bertemu. Rizu tiba" ketakutan. Ia merasa ada 2 monster yang bersiap untuk saling membunuh. Namun sedetik kemudian mr. Keito tersenyum dan meminta maaf pada rizu. Dia menolong rizu untuk berdiri dan berjanji akan lebih berhati-hati lain kali, lalu pergi. Namun, hawa apa ini. Tangan mr. Keito begitu dingin membeku. Siapa mr. Keito sebenarnya, pertama tangannya begitu dingin dan kedua rizu tetap tidak bisa menemukan detak jantung mr. Keito. Mungkin aku harus menyelidikinya, tapi tidak sekarang karena yang aku tahu mr. Keito adalah orang yang baik dan dewasa, ia bisa menyembunyikan perasaannya yang sebenarnya. Berbeda dengan yama yang terus-terusan dalam keadaan bad mood hari itu.
***
1

lirik hey! say! JUMP

kali ini, kita akan membahas tentang salah satu lirik lagu hey say jump yang termasuk dalam album JUMP WORLD. lagu ini adalah salah satu lagu kesukaanku dan aku berharap bahwa kalian juga akan merasakan hal yang sama pula. sebenarnya, di dalam album ke 2 hey say jump ini ada banyak sekali lagu yang aku suka. mungkin salah satu faktornya adalah karena aku adalah fans mereka dan inilah dia lirik lagu hey say jump "tsunagu te to te"

tsunagu te to te.mp4_000019819
tsunagu te to te.mp4_000045078
SC

ROMAJI

Tsunagu te to te no kankamu mo aruku ashi to ashi no RIZUMU mo
Dare ni mo mane dekinai you na futari dake no SUTAIRU ni naru

Tama ni boku yori kimi no hou ga otoko rashiku attari mo shite
Dareka ga nani to iou tomo futari dake no kimekoto ni naru

Toki ga nagare, toshi wo totta futari ga aki mo shinaide hibi wo kurikaesunda yo
Warattari Okottari Naitemitari

Kitto bokura wa tagai no yowasa wo shiru kara koso te wo tsunagiau no darou donna toki de mo hanasanai koto ga
Hontou no tsuyosa da to oshierareta

Hareta hi hashagi mawaru hi mo ame no hi ochikonda hi de mo
Dareka ga jama sarenai, futari dake no kinenbi ni naru

Toki ga nagare, toshi wo totta futari ga aki mo shinaide kotoba wo kawasunda yo
Tsuyogattari Kizutsuitari Genkidzuketari

Nando bokura wa kanashimi no yoru mo korekara saki norikoete yukundarou
Onaji kazu dake yorokobi asa wo mukaerareru to shinjiteiyou

Toki ga nagare, toshi wo totte yuku koto wo daremo sakarau koto wa dekinai kara
Itsumademo kawaranai mono ga aru to "tada shinjiru" sono koto ga taisetsu nan da

Kitto bokura wa tagai no yowasa wo shiru kara koso te wo tsunagiau no darou
Donna toki de mo kesshite hanasanai ima nara tsuyoku kotoba ni dekiru kara

Ima nara tsuyoku kotoba ni dekiru kara


ENGLISH TRANSLATION

The feeling when we hold our hand, the rhythm of the foot when we walk, too
Is like something no one can imitate, it became our very own style

Occasionally you act like an adult more than me
Who and what to said, became the things only we decided

Time is flowing
We, who have spent many years without even get bored with it,
continues repeating our daily life
Laughing, getting angry, crying

Surely because we know each other’s weakness, we can hold our hand, right?
Whatever happen, you taught me that the thing we won't let go is the real strength

From the sunny day when we're at the peak of tension, until the rainy day when we feel blue
Not disturbed by anyone, it became our own memorial day

Time is flowing
We, who have spent many years without even get bored with it, talk to each other
Became stronger, getting hurt, became lively again

No matter how many sorrow night will happen after this, we'll overcome it right
And I believe it will equal the same number as joyfull morning we will face

Time is flowing
Spent many years together means no one can against us
There's always a thing that doesn't change, "Just, believe". that words are meaningful

Surely because we know each other's weakness, we can hold our hand, right?
Whatever will happen, I'll never let you go. now I can put this feeling into words strongly

Now I can put this feeling into words strongly


INDONESIAN TRANSLATION

Perasaan ketika kita berpegangan tangan, irama langkah kaki ketika kita berjalan, juga
Seperti sesuatu yang tidak bisa ditiru orang lain, hal ini menjadi gaya tersendiri kita

Terkadang kau bertingkah seperti orang yang lebih dewasa dariku
Siapa dan apa yang harus dikatakan, menjadi satu-satunya hal yang kita putuskan

Waktu mengalir
Kita, yang telah mengabiskan bertahun-tahun bahkan tanpa adanya rasa bosan
berlanjut mengulangi kehidupan (kebiasaan) sehari-hari kita
Tertawa, marah, menangis

Tentunya karena kita mengenal kelemahan satu sama lain, kita bisa menggenggam tangan kita, kan?
Apapun yang terjadi, kau mengajariku bahwa sesuatu yang tidak akan kita biarkan pergi adalah kekuatan yang sebenarnya

Dari bersinarnya matahari ketika kita berada di puncak ketegangan, hingga saat hujan ketika kita merasa sedih
Tidak diganggu oleh siapapun, itu menjadi hari peringatan untuk kita

Waktu mengalir
Kita, yang telah menghabiskan bertahun-tahun bahwa tanpa adanya rasa bosan, berbincang satu sama lain
Menjadi lebih kuat, terluka, menjadi hidup lagi

Tidak peduli berapa banyak malam penuh duka yang akan terjadi setelah ini, kita akan menghadapinya, kan?
Dan aku percaya semua akan sama seperti jumlah pagi yang ceria yang akan kita hadapi

Waktu mengalir
Menghabiskan banyak waktu bersama mengartikan tidak seorangpun dapat menentang kita
ada sesuatu yang tidak akan berubah, “hanya, percaya!”. Kata-kata itu sangat berarti
Tentunya karena kita mengenal kelemahan satu sama lain, kita bisa menggenggam tangan kita, kan?

Apapun yang akan terjadi, aku tidak akan pernah membiarkanmu pergi. Sekarang aku bisa melatakkan perasaan ini di dalam kata-kata dengan kuat
Sekarang aku dapat meletakkan perasaan ini di dalam kata-kata dengan kuat